Catatan Produksi: Menentukan Batas Waktu Pengerjaan

Mulai Januari, meski mulainya di detik-detik terakhir _ aku akan mencoba berbagi catatan tentang produksi dan seputar pengalaman menjadi seorang bookbinder yang memiliki brand 'vitarlenology.' Ini bukan berarti sietem produksiku lebih baik dari yang lain, bukan. Ini justru menjadi catatan buatku sendiri yang mungkin berguna buat orang lain, untuk saling belajar dan berbagi pengalaman sebagai seorang 'crafter' dan 'book binder'. 

"Berapa lama ya perngerjaannya?" atau 'Selesainya kapan ya mba?' pernyataan yang sangat lazim ditanyakan kosumen, ketika mereka memesan produk buatan kita. Dulu aku menjawabnya sesuai dengan waktu minimal yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.

Selanjutnya baca di sini.

Menjadi Penjilid dan Perjalanan Menemukan Fokus

Suatu hari, ketika berkunjung untuk pertama kalinya ke markas besar Etsy, di Brooklyn, NYC, tahun 2008, Vanessa Bertonzi yang saat itu bekerja sebagai humasnya Etsy, bertanya padaku "Setelah pulang dari Amerika, apa yang akan kamu lakukan?" Saat itu spontan aku menjawab, "Aku mau jadi desainer stationery." Padahal, aku belum sekalipun punya pengalaman ikut kelas menjilid buku atau hal-hal yang sifatnya mengasah keterampilanku menjilid buku. 

Jawabanku lebih didasarkan pada kesukaanku akan stationery terutama sekali notebook dan alat-alat tulis. Desain Stationery seperti apa yang ingin aku buat, itupun masih kabur. Selanjutnya baca di sini

22 Hari Mendaur Ulang: Membuat Buku Catatan Dari Barang Bekas

Dalam rangka memperingati Hari Bumi, bulan April 2015 lalu, aku membuat hastag khusus di instagram #22recyclednotebooks #22harimendaurulang. Selama 22 hari, mulai 1 sampai 22 April 2015 aku mempublikasikan 1 notebook yang kubuat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas sebagai sampulnya maupun sebagai isinya. Sehingga di Hari Bumi ada 22 ide notebook dari barang bekas. Selanjutnya baca di sini

Perjumpaan Cara Pandang Berbeda Dalam 'Kultur Membuat'

Jika dirunut lebih jauh kultur membuat ini, sesungguhnya tidak pernah bisa dilepaskan dari kehidupan  keseharian sejak dahulu kala. Semua pengetahuan tradisional (di barat dan di timur) dengan teknonologi sederhana, aplikatif dan kebijaksanaan terhadap lingkungan sekitarnya, menciptakan gaya hidup yang seimbang lahir, batin juga dengan lingkungan sekitarnya. Masyarakat tradisional memiliki pengetahuan dan cara untuk menemukan keadilan hidup yang selaras dengan lingkungan. ‘Membuat’ bukan semata-mata memenuhi tuntutan seseorang untuk menjadi ‘produktif’, namun lebih jauh dari itu, ‘membuat’ membangun ideologi dan pemenuhan diri secara spiritual dimana ‘membuat’ memberi perasaan berdaya kepada setiap individu yang melakukannya. Membuat juga menciptakan pemahaman akan proses yang membutuhkan waktu, tolerasi atas kegagalan, juga kesadaran bahwa sesuatu itu tidak bisa diperoleh dengan cara instan. Sikap seperti ini yang menumbukan kemampuan untuk menjaga diri dari keserakahan.Baca lebih lanjut di sini

14 Hari Menjilid Dengan Cinta

Penting buatku, untuk terus menantang kemampuan diri sendiri terutama dalam hal keahlian jilid menjilid buku. Karena sudah memproklamirkan diri sebagai bookbinder, otomatis keahlian dan kemampuanku pun perlu terus menerus di asah. Adalah mba Indah Esjepe @esjepin yang membuat tantangan terbuka di instagram selama tanggal 1 Februari sampai 14 Februari 2015, untuk membuat apapun yang dicintai. Kesempatan ini tentu saja aku pergunakan untuk menjawab tantangan pada diri sendiri. Bisakah selama 14 hari aku membuat pola baru 'bookbinding' secara konsisten? Selanjutnya baca di sini

Dari Workshop Book Binding di Catalyst Art Shop, Jakarta

Awal Januari tepatnya tanggal 10 Januari 2015 lalu, aku kembali menggelar workshop book binding di luar Bandung. Kali ini di Catalyst Art Shop di Jl. Kemang Utara Raya No. 50 Jakarta. Ada sebelas peserta yang mengikuti dengan tekun pelajaran cara menjilid dengan teknik simple binding, 2 in 1 (do si do), longstitch binding dan french link binding. Teknik dasar yang bisa dikembangkan lebih jauh oleh peserta. Berhubung banyak yang ingin ikutan tapi ga kebagian tempat, rencananya bulan Februari akan ada lagi jadwal workshop bookbinding.Sampai jumpa di workshop berikutnya ya.. :) Selanjutnya baca di sini